Wakil Bupati Poso Buka Festival Literasi Kabupaten Poso 2026, Perkuat Ekosistem Literasi Menuju Masyarakat Cerdas dan Berdaya Saing
Poso, IKP Kominfosandi – Wakil Bupati Poso, H. Soeharto Kandar, secara resmi membuka Festival Literasi Kabupaten Poso Tahun 2026 yang mengusung tema "Penguatan Ekosistem Literasi untuk Mewujudkan Masyarakat Daerah yang Cerdas, Kreatif dan Berdaya Saing", bertempat di Gedung Perpustakaan Kabupaten Poso, Selasa (4/8/2026).
Festival Literasi 2026 dihadiri oleh perwakilan DPRD Kabupaten Poso, Kodim 1307/Poso, Polres Poso, Pengadilan Negeri Poso, Satpol PP, Kepala BNN Kabupaten Poso, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Poso, Rektor Universitas Sintuwu Maroso (UNSIMAR), para kepala OPD, pimpinan perbankan, pegiat literasi, Putri Indonesia Sulawesi Tengah, Duta Genre Sulawesi Tengah dan Kabupaten Poso, perwakilan pelajar, serta para camat dan kepala desa se-Kabupaten Poso.
Melalui festival ini, para peserta mendapatkan berbagai materi dan inspirasi mengenai pentingnya membangun budaya literasi sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, aparat penegak hukum, perbankan, komunitas literasi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat budaya membaca, belajar, dan berkarya di tengah masyarakat.
Membacakan sambutan tertulis Bupati Poso, Wakil Bupati H. Soeharto Kandar menyampaikan bahwa Festival Literasi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk membangun budaya membaca, budaya belajar, berpikir kritis, serta budaya berkarya di tengah masyarakat. Tema yang diangkat dinilai sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Poso yang menempatkan literasi sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa di era digital, masyarakat dituntut memiliki kemampuan membaca, memahami, menyaring, dan memanfaatkan informasi secara bijaksana. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, berkomunikasi, memanfaatkan teknologi secara positif, serta menghasilkan karya yang bermanfaat.
Pemerintah Kabupaten Poso berkomitmen terus memperkuat budaya literasi melalui pengembangan perpustakaan, taman bacaan masyarakat, peningkatan kualitas layanan perpustakaan, serta kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, komunitas literasi, dunia usaha, media, dan seluruh elemen masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM), komunitas literasi, guru, relawan, dan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Festival Literasi 2026, sekaligus mengucapkan selamat kepada pengurus FTBM yang dikukuhkan agar terus menggerakkan budaya membaca dan belajar di seluruh wilayah Kabupaten Poso.
Mengakhiri sambutan, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan membaca sebagai kebutuhan, belajar sebagai kebiasaan, dan berkarya sebagai budaya sehingga mampu melahirkan generasi Kabupaten Poso yang cerdas, berkarakter, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Festival Literasi Kabupaten Poso Tahun 2026 pun secara resmi dinyatakan dibuka.